UPDATE

MISKIN GELAR, TIM PUTRI BOLA VOLI PETROKIMIA MUNDUR DARI PROLIGA 2019






Tim putri Gresik Petrokimia dipastikan mengundurkan dari Proliga 2019. Pengunduran diri Petro memang sangat mengejutkan. Sebab, mereka tidak pernah absen sejak Proliga pertama kali digelar 2002 lalu.

Pengumuman pengunduran diri Petro dilakukan dalam rapat  Proliga di Sekretariat PP. PBVSI di Jakarta, Kamis (8/11) siang. "Sangat disayangkan memang mundurnya Petrokimia ini," ujar Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty.

Menurut Hanny, masa persiapan yang belum tuntas disebut sebagai alasan pengunduran diri klub milik PT Petrokimia Gresik itu. Sebelum mundur dari Proliga 2019, Petro mencatat hasil buruk di Livoli 2018. Mereka harus terdegradasi ke Divisi Satu.

Perlu diketahui, Petro merupakan salah satu tim lawas di Proliga. Mereka sudah berpartisipasi sejak ajang ini dimulai 2002 lalu. Hingga Proliga 2008 kemarin, hanya ada dua tim lawas yang bertahan, yakni Petro dan Surabaya Samator.

Dengan mundurnya Petro, maka jumlah peserta untuk kategori Putri berkurang menjadi lima tim. Kelima tim putri antara lain Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta BNI 46, dan Bandung Bank bjb Pakuan.

Sementara itu, walaupun Petro mundur, namun agenda Proliga di GOR Tri Dharma, Gresik, 14-16 Desember 2018 dipastikan tetap berjalan dengan Jakarta Garuda sebagai host. Selain Gresik, Proliga 2019 akan hadir di Jogja, Bandung, Pekanbaru, Palembang, Solo, Kediri, dan Malang.

Mundurnya tim voli perempuan Gresik Petrokimia ini karena tim yang dibiayai pabrik pupuk ini sejak ikut kompetisi tidak pernah menikmati gelar juara. Padahal Proliga telah dimulai 19 tahun lalu.

Ketua Umum persatuan Bola Voli Gresik Petrokimia dr Singgih Priyanto mengatakan, mundurnya Gresik Petrokimia telah dipikir mendalam. Alasannya memang bukan rahasia lagi bahwa, prestasinya kurang bagus. Padahal managemen sudah susah payah membenahi klub ini.

Mulai mendatangkan pemain top hingga pelatih kelas internasional. Seperti Li Qui Jang, Mashudi, dan terakhir Victor Laiyan. Namun prestasi tetap berhenti di tempat. "Oleh karena itu, managemen berniat menghentikan kiprah voli untuk sementara," kata dr Singgih. (*)


SISWI SMAN I SOOKO RAIH EMAS KEJURNAS SELAM

 Atlet Selam Aisyah Mutiara Cinta Santoso, kelompok Umur C, kelas 50 Meter Apnea. Dengan catatan waktu 00:19,62. Peraih Emas Kejurnas Piala Gubernur Jatim Minggu (11/11/2018)



Kejuaraan Nasional (Kejurnas) selam fin swimming Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim)  tahun kelima telah usai. Sebanyak 684 atlet dari sebelas provinsi ikut berpartisipasi pada event yang digelar di Kolam Renang Kertajaya, 9 - 11 November 2018. Kejurnas selam kelompok umur ini sebagai ajang pemanasan PON XX di PAPUA 2020.

Selain tuan rumah Jatim, peserta Piala Gubernur 2018 juga berasal dari Bali, Papua Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng),  Sumatera Selatan (Sumsel) dan lainnya.

Kabupaten Mojokerto dalam kejurnas ini meraih 1 emas atas nama atlet putri Aisyah Mutiara Cinta Santoso, kelompok Umur C, kelas 50 meter Apnea. Dengan catatan waktu 00:19,62.

Kabupaten Mojokerto juga mendapat perak atas nama atlet, Farel Tangguh Satria Agustian, dengan catatan waktu 02:29: 27. Dalam kelompok umur F Putra, 200 meter Surface.

Farel Tangguh Satria Agustian, Peraih Perak

Total medali yang diraih Kabupaten Mojokerto dalam Kejurnas selam piala gubernur Jawa Timur tersebut 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Hal itu dikatakan oleh ketua cabor renang dan selam Beny Pitaryo.

Sementara, Ketua Umum Pengprov POSSI Jatim Mirza Muttaqien, berharap olahraga selam, termasuk nomor fin swimming semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat. Terutama untuk usia sekolah,” tutur Mirza.

Sebelumnya Pengprov. POSSI Jatim telah sukses menggelar kejuaraan nasional (Kejurnas) Bupati Situbondo Cup Tahun 2018, pada tanggal 2-4 November 2018 lalu.

Kejurnas Fin swimming tersebut mempertandingkan enam kelompok umur, yakni kelompok Senior A umur 18 tahun ke atas, Junior B umur 16-17 tahun, Junior C umur 14-15 tahun, Junior D umur 12-13 tahun, Junior E umur 10-11 tahun dan Junior F umur 9 tahun ke bawah.

Lebih lanjut Mierza mengatakan kejurnas kali ini diikuti selain dari daerah luar Jatim, dari Jatim sendiri di ikuti Banyuwangi, Bojonegoro, Gresik, Lumajang, Malang, Nganjuk, Pasuruan, Ponorogo, Trenggalek, Sidoarjo, Tuban, Tulungagung, Batu, Kediri, Kota Pasuruan, Probolinggo, Kabupaten Mojokerto dan Kota Surabaya. (end)

JATIM JUARA UMUM KEJURNAS VOLI PANTAI YUNIOR 2018 DI TUBAN

Kejurnas Voli Pantai Yunior U 19 2018 di Tuban Jatim.
Jatim 1 saat melawan Jatim 2 di Partai Final, Jum'at (9/11)
Bintang Akbar dan Danang Herlambang Jatim 1.
Muhammad T Ilhami dan Regar Renata Jatim2


Jawa Timur akhirnya keluar sebagai juara umum bola voli pantai yunior U – 19, 2018 di Tanah Mas Sport Mangrove Center , Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Tuban. Jawa Timur mendapatkan raihan 2 emas dan 2 perak.

Medali emas diraih tim putra setelah terjadi all final Jatim. Dimana Jatim 1, yang dihuni oleh Bintang Akbar dan Danang Herlambang melawan Jatim 2, yang dihuni oleh Muhamad T. Ilhami dan Regar Renata. Partai Final yang dilangsungkan pada hari Jum’at (9/11/2018) pagi, Jatim 1 mengalahkan Jatim 2 dengan skor 2-0 ( 21-16 dan 21-18).

Di bagian tim putri juga terjadi Jatim All Final. Tim putri Jatim 1, Diva Rista Salsabela dan Firda Dewinta Bayu melawan Jatim 2, yang dihuni oleh Shafira Azekiya dan Rifda Alia Fadila.
Bintang Akbar dan Danang Herlambang Jatim 1.
Muhammad T Ilhami dan Regar Renata Jatim2.
Jatim All Final

Pertandingan di partai final dikubu Jatim putra, cukup seru. Kedua tim sudah saling kenal gaya permainan masing-masing. Namun di kubu Jatim 1, ( Bintang Akbar dan Danang Herlambang ) mempunyai jam terbang lebih tinggi. Mereka baru saja menjuarai kejuaraan bola voli pantai yunior Asia-Pasifik di Thailand bulan Maret lalu. Mengikuti qualifikasi bola voli pantai yunior dunia di Guangzhou China bulan Juli 2018 dan menempati rengking 5 dunia. Kemudian Oktober kemarin mengikuti kejuaraan voli pantai yunior dunia Youth Olympieq Games di Buenos Aries Argentina, meski sampai di babak 16 besar. Setelah dikalahkan oleh tim Swedia.

Sejak awal Kejurnas bola voli pantai yunior U 19, 2018 digelar di Tuban, Jawa Timur berambisi sebagai juara umum dan terbukti.
Kepastian itu diperoleh setelah tim.Putra Jatim I di semi final mengalahkan tim DIY I dan tim Putra Jatim II menumbangkan tim Putra NTB I. Hal yang sama juga terjadi pada Tim Putri Jatim. Tim Putri Jatim I di semi final.menumbangkan Jateng Putri I dan Tim Putri Jatim II mengalahkan Tim Putri Jateng II.
” Alhamdulillah partai final putra - putri  terjadi all final Jatim. Target kami Jatim menjadi juara umum terpenuhi,” terang Sekum PBVSI Jatim, Anastasya Julia Murni Hendi Astuti.
 Sementara untuk Juara III putra diperebutkan tim DIY I dan NTB I. Juara III putri diperbutkan Jateng I dan Jateng II.
Bambang Eko Suhartawan ( Wawan) Pelatih Pelatda Jatim Voli Pantai
Lebih lanjut Sekum PBVSI Jatim, Murni sapaan akrabnya, menjelaskan, di Kejurnas voli pantai yunior U19 ini diikuti sembilan provinsi. Jatim, Jateng, Jabar, DKI, Kaltim, Kalsel, Jambi, dan NTB dengan 16 tim putra dan 15 tim putri.
Terpilihnya Tuban sebagai tuan rumah berawal saat Munas 2018, yang kebetulan pengurusnya sudah berstatus domisioner. Waktu itu, Jatim mendapat tawaran menjadi tuan rumah. Diantara Sidoarjo dan Tuban, akhirnya semua pihak menunjuk  Tuban.
Ditambahkan, tim Jatim diwakili dari Kabupaten Tuban, Sidoarjo, Sumenep, dan Mojokerto atau empat tim putra putri.(end)




PUTRA - PUTRI SMP DAWAR MERAJAI DI POPDA BOLA VOLI 2018

SMPN 2 Dawar Juara I Putra Bola Voli POPDA Antar SMP Se Kabupaten Mojokerto Di Gor Gajahmada Mojosari
Mojokerto Sabtu, 22 September 2018



Tim bola voli putra-putri Dawar Mojokerto masih tangguh dalam Pekan Olahraga Pelajar ( POPDA ) antar SMP se Kabupaten Mojokerto  Jawa Timur.

Popda yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto ini bertujuan untuk mencari talenta berbakat, atlet bola voli di Kabupaten Mojokerto menuju  jenjang prestasi yang lebih tinggi.

Dalam gelaran turnamen Popda yang digelar di GOR Gajah Mada Mojosari Mojokerto, dari tanggal 20-23 September 2018 itu. Tim Putri SPMN I Dawar meraih juara I, setelah mengalahkan tim SMPN I Puri dengan skor dua set langsung 25 - 8 dan 25 – 18.

Sementara tim putra SMPN 2 Dawar juga meraih juara I, setelah mengalahkan tim SMPN I Kemlagi juga dua set langsung dengan skor 25 – 18 dan 25 – 20.

Untuk perebutan rengking tempat ketiga tidak diperebutkan. Dengan demikian, tim SMPN I Putra Sooko dan SMPN I Dawar juara bersama. Begitu pula dengan tim putri SMPN I Kemlagi dan SMPN 2 Dawar, juara bersama.

Jalannya pertandingan antara tim putri SMPN I Dawar berhadapan dengan SMPN I Puri, seru dan menarik. Kedua tim bermain impresif, saling serang dengan smash-smash keras. Namun, SMPN I Dawar yang di arsiteki coach Madarto lebih solid dan kompak.

Kepada media www.superbigmatch.com, coach Madarto bilang, dia hanya meminta kepada anak asuhnya agar mampu menjaga nama baik sekolah dalam event Popda ini.

“ Saya cukup memotivasi anak-anak agar bisa menjaga nama baik sekolah,”ujar dia. Dan, hasilnya sangat fantastis. SMPN I Dawar yang diperkuat oleh Amanda Dwi Kartisari, Natalia Marthya Anggraheni, Siska Noer Fadhilah, Friska Salsabila, Aci Suci Puspita Wardhani, Ida Istikomah,  Iva Nur Rohmah, Mar’atus Soniya, Okvericha Dwi Navisa, Rexza Arlintang Yudhistira, Maria Ulfa Dwi Jayanthi dan Ananda Novel Wahyu Setyaningrum, keluar sebagai kampium dalam Popda antar SMP se Kabupaten Mojokerto 2018.


Sementara manager atau Kepala Sekolah SMPN I Dawar Alimhuda, cukup mempercayakan tim nya kepada coach Madarto yang juga arsitek klub bola voli IVODA, yang kesohor itu.

Namun sayang, kehebatan tim putri SMPN I Dawar tidak diikuti tim putranya. Tim putra SMPN I Dawar gagal di Popda tahun ini.

Sementara di tim putra juara I, diraih oleh SMPN 2 Dawar yang di arsiteki Coach Paser. Tim SMPN 2 Dawar yang dalam laga final, mengalahkan SMPN I Kemlagi yang digawangi oleh coach Henis dengan dua set langsung.

Berikut susunan pemain SMPN 2 Dawar yang diperkuat oleh, Achmad Fauzi Nurdiansyah, Nixon Kusuma Herlambang, Bayu Adi Saputra, Tio Zovan Febrian, Catur Wungsu Erlangga, Eggy Priyadi, Ivan Cahyo Setiawan, Tiyar Sudarto, Abdul Rozzaq,  Putra Anugra Maulana, Zainal Arifin dan Rochmad Syahroni.

SMPN I Kemlagi, Ifan Prasetyo Adi, Donar Tri Boy Seva Romadhoni, Galih Pradana, Arnan Aming Khusaini Mujiarta, Riyan Effendi Jayawanta, Agus Dwi Saputra, Deris Adi Saputra, Mochamad Hajat Alfathoni, Muhammad Ainul Yakin dan Sigit Priambodo.


Kabid Pendidikan dan Jasmani Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto H. Sodiq mengatakan, Popda untuk bola voli tahun ini hanya tingkat SMP sederajat. Pasalnya, untuk tingkat SMA/SMK masuk kewenangan Dinas Propensi.

Dengan perubahan sistem pendidikan yang sekarang, potensi olahraga di tingkat sekolah menengah atas yang ada di daerah untuk prestasi non akademisi kurang mendapat perhatian. Sehingga dikuatirkan, mereka yang punya bakat olahraga ditingkat SMA menjadi kendala tersendiri. Dan, Dinas Pendidikan Propensi harus mencari solusi untuk itu.(end)

SMPN I PUTRI DAWAR JUARA I BOLA VOLI POPDA SE KABUPATEN MOJOKERTO
  






GANDA PUTRA INDONESIA PERTAHANKAN GELAR DI JAPAN OPEN


Kevin Sanjaya / Marcus Gideon

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, berhasil mempertahankan gelar Japan Open, Minggu (16/9/2018). Di partai final, Marcus/Kevin mengalahkan juara dunia asal China, Li Junhui/Liu Yuchen, dalam dua gim, 21-11 dan 21-13. Pada tahun 2017 lalu, Marcus/Kevin juga meraih gelar juara Japan Open setelah mengalahkan wakil tuan rumah Jepang, Yuki Kaneko/Takuto Inoue, dengan skor 21-12, 21-15.

Kemenangan ini membuat Marcus/Kevin terus melanjutkan dominasinya atas Li/Liu. Marcus/Kevin kini memiliki catatan delapan kali menang atas Li/Liu dari sembilan laga.

Marcus/Kevin langsung tampil menekan dengan mengandalkan smes keras di depan maupun belakang net. Pasangan nomor satu dunia ini dengan cepat unggul di interval pertama, 11-6.

Setelah interval, permainan Marcus/Kevin semakin tidak terbendung. Peraih medali emas Asian Games 2018 ini mampu mengunci gim pertama dengan skor 21-11.

Berlanjut ke gim kedua, pertandingan berjalan lebih ketat dan banyak terjadi reli panjang di awal. Li/Liu mengubah bentuk permainan dengan memaksa Marcus/Kevin lebih banyak mengangkat bola ke belakang. Sempat unggul 8-6, Li/Liu seperti kehilangan fokus sehingga kalah di interval pertama dengan skor 9-11.

Selepas jeda, Marcus/Kevin berbalik mengambil alih permainan. Marcus/Kevin langsung unggul cepat dengan skor 14-10. Marcus/Kevin benar-benar membuat Li/Liu tertekan dan mencetak empat poin secara beruntun dan membuat skor 18-12. Marcus/Kevin pada akhirnya keluar sebagai juara setelah menang di gim kedua dengan skor 21-13. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Marcus/Kevin Pertahankan Gelar Japan Open Usai Kalahkan Wakil China",  

JAGA ASA DIKANDANG PSMP MENANG 3-0 ATAS PERSIGO FC LUMAJANG

Striker PSMP Mojokerto Putra Indra Setiawan (C), dijaga ketat pemain Persigo FC Lumajang Jum'at (14/9).
Laskar  Majapahit Menang 3-0 di kandang


Memasuki pekan ke 17 kompetisi Liga 2 PSSI wilayah timur, PS. Mojokerto Putra masih bertengger di posisi ke 5 klasemen sementara. Meski kemarin Jum’at (14/9) menang 3-0 atas lawannya Persigo FC dari Lumajang Jawa Timur.

Menghadapi pertandingan berikutnya melawan Blitar United Rabu (19/9), PS. Mojokerto akan bermain full time. Hal itu dikatakan oleh pelatih kepala PS. Mojokerto Putra Jamal Yastro kepada media di sesi press conference Jum’at (14/9) kemarin.

Menghadapi laga paruh musim putaran kedua kompetisi Liga 2 PSSI wilayah timur, persaingan makin ketat. Tim manapun tidak ingin terdegradasi, sehingga mereka harus bekerja ekstra keras. Memompa semangat tim agar tidak kalah terus-menerus dalam berlaga terutama dalam away ( tandang ).
 
Penjaga Gawang PSMP, Putut Wijanarko
terbang, antisipasi bola
Begitu pula dengan Laskar Majapahit ini atau tim PS. Mojokerto Putra, untuk bisa bertahan di Liga 2 atau menatap ke Liga 1. Harus banyak melakukan pembenahan, terutama dibidang managemen tim. Agar tetap solid dan yang utama mencari sponsorship.

Kompetisi PSSI di level Liga 2, jarang ada sponsorship yang berpartisipasi di club. Mereka lebih memilih di kompetisi dilevel yang lebih atas ( Liga 1). Sehingga, club-club di Liga 2 harus pontang-panting mencari anggaran untuk biaya kompetisi.

Apapun yang terjadi, tuntutan supporter yakni tim mereka harus berkiprah di kompetisi sepak bola Indonesia. Namun realita dilapangan, club-club papan menengah kebawah harus mencari hutangan atau harus berani tekor untuk menutupi kebutuhan tim. Harus ada solusi dari PSSI. Untuk menjaga ritme kompetisi, agar setiap pertandingan dipadati penonton.

Contoh kompetisi Liga 2, tim PS. Mojokerto pada kompetisi tahun 2017 penonton selalu memadati stadion Gajah Mada Mojosari sebagai homebase Laskar Majapahit. Namun, pada putaran kompetisi Liga 2 tahun 2018 ini. Mendadak penonton enggan menyaksikan ke stadion gajah mada mojosari ?
 
Tim PSMP Mojokerto Putra
Ada kekisruhan kah, di tubuh managemen tim kebanggaan arek Mojopahit tersebut ? Managemen tidak pernah berkoar dan cenderung menutup diri dari awak media

Kembali ke persiapan PS.Mojokerto Putra menghadapi Blitar United, yang saat ini berada satu tingkat diatas Laskar Majapahit atau diposisi 4 klasemen sementara wilayah timur. Jamal Yastro berharap performance anak asuhnya bisa terjaga dengan baik di pertandingan berikutnya. Apalagi di homebase sendiri, menang adalah harga mati.

Ketika menjamu Persigo FC dari Lumajang, dua pemain senior Ricky Kambuaya dengan Jayusman tidak turun, karena akumulasi kartu. Maka, menghadapi Blitar United mereka akan diturunkan kembali.

Meski Laskar Majapahit menduduki 5 besar klasemen sementara wilayah timur, striker mereka Indra Setiawan tercatat sebagai top skor dengan mengoleksi 15 gol. Setiap pertandingan dia selalu mencetak satu hingga dua gol.

Kepiawaian Kapten PS. Mojokerto Putra itu, dalam urusan menjebol gawang lawan tidak perlu diragukan. Namun timnas Indonesia tidak pernah meliriknya sama sekali. Soal mental tanding, jam terbang, skill, teknik dan stamina diatas rata-rata pemain lainnya.  

Selain itu, dia rendah hati dan tidak pernah menyombangkan diri. Meski, mampu sebagai top skor.     ( uncle )

KONTINGEN BOLA VOLI KEJURPROP KAB.MOJOKERTO ANGKAT KOPER LEBIH AWAL

Tim Putri Kab. Mojokerto Kejurprop BolaVoli Yunior 2018 di Jember, ( 25-31 /8)



KONTINGEN bola voli yunior putra dan putri Kabupaten Mojokerto, angkat koper dari dari kejuaraan bola voli yunior propensi ( Kejurprop ) Jatim di Jember. Setelah mereka menelan kekalahan pada hari ini, Selasa (27/8).

Tim putra Kabupaten Mojokerto harus mengakui keunggulan lawannya tim Sumenep Madura dengan skor 1-3, ( 26-24, 18-25, 18-25 dan 18-25) di babak 16 besar. Di babak fase penyisihan grup i, tim putra Kabupaten Mojokerto juga kalah dari tim Kabupaten Banyuwangi dengan skor 3-0, ( 26-28, 22-25 dan 18-25).

Nasib sial, tim putra Kabupaten Mojokerto, nampaknya juga diikuti tim putri. Asuhan pelatih Ismail itu juga terhenti di 16 besar, dikalahkan tim Kabupaten Tulungagung dengan skor tipis 2-3, ( 25-11, 18-25, 21-25, 25-21, 11-15).

Uripahningsih (Hijau) dan
Osa Vianty ( Merah)
Dengan kegagalan kontingen bola voli Kabupaten Mojokerto putra-putri ini, di luar dugaan. Ternyata, kekuatan bola voli Yunior di Jawa Timur saat ini sudah merata. Pembinaan usia dini di luar Mojokerto nampaknya, lebih siap.

Sementara, kontingen Kota Mojokerto yang hanya menerjunkan tim putra saja belum diketahui nasibnya. Ketika dikonfirmasi via Whattapps nya, Ketum PBVSI Kota Mojokerto AKBP. Sigit Dany Setiyono belum memberikan jawaban.

Seperti diketahui, tim putra Kabupaten Mojokerto berada di pol I, bersama tim Banyuwangi, Kab. Mojokerto dan Kab. Situbondo. Sedang tim putri berada di pol E.

Dikatakan oleh Wakil Sekretaris PBVSI Kab. Mojokerto H. Sodik, “anak-anak sudah tampil maksimal. Namun, lawan nampaknya lebih siap dalam ajang Kejurprop 2018 ini,”ujar dia.

“ Kekuatan tim bola voli yunior di Jawa Timur saat ini merata. Daerah yang tadinya kita anggap lemah, ternyata mempunyai pemain yang bertalenta,”tuturnya.

Ini akan kita evaluasi usai kejuaraan ini, sebelum mempersiapkan ke Porprop tahun depan,’’urai dia.

Seperti diketahui Kejurprop bola voli yunior 2018 yang diselenggarakan di Kabupaten Jember diikuti 55 tim terdiri dari 38 tim putra dan 17 tim putri bola voli junior Pengkot/Pengkab PBVSI se Jatim yang dimulai dari tanggal 25-31 Agustus 2018. Untuk memperebutkan Piala Kapolda Jatim.

Dalam sambutanya Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin SH, yang dibacakan Wakapolres Jember Kompol Bagus Ikhwan Kristian SH SIk MG mengatakan, kejuaraan ini digelar untuk pembinaan dan mencari bibit muda baru. 

“Memang kita harus mencari bibit atlet muda baru untuk dibina dan dilatih supaya Jawa Timur dapat mengeluarkan atlet-atlet muda berbakat di segala multievent," ungkapnya. 

Suksesnya PBVSI dalam menjaring atlet berbakatnya ini terbukti dengan keberhasilan PBVSI Jatim dalam beberapa even. Namun raihan prestasi itu masih perlu ditingkatkan dengan mengintensifkan kompetisi-kompetisi atau memperbanyak kejuaraan-kejuaraan baik untuk tingkat lokal, nasional, maupun kejuaran internasional. 

Sebagai wujud pembinaan untuk keberhasilan prestasi, pengprov PBVSI Jatim  menggelar kejuaraan bola voli indoor junior yang dilangsungkan di kabupaten Jember. Kegiatan ini digelar juga untuk mencari atlet-atlet bola voli berbakat sekaligus ajang seleksi untuk dipersiapkan pada kejuaraan nasional mendatang. 

“Oleh karena itu unsur pembina/pengurus provinsi maupun kabupaten/kota agar senantiasa memperhatikan dan peduli akan masa depan dan kesejahteraan atlet sehingga akan terasa dihargai dan dibanggakan,” katanya. 

Sekretaris Umum Pengprov PBVSI Jatim, AKBP A Y Murni, menjelaskan, Kejurprov junior Voli indoor mendapatkan Perhatian dari Kapolda Jatim selaku ketua umum. Ia sangat mendukung terhadap pembinaan prestasi bolavoli di Jatim. 

Murni juga mengaku sangat senang dengan antusia Pengkot/Pengkab PBVSI se Jatim karena kejurprov 2018 ini pesertanya membludak, yaitu 38 tim putra dan 17 tim putri. 

Menurutnya, dalam Technical Meeting dari pembagian pool untuk putra dari 38 tim peserta menjadi 12 pool/grup dan untuk putri yang berjumlah 17 tim peserta menjadi 6 pool/peserta. 

Bagi para tim yang juara akan mendapatkan piala bergilir dan piala tetap, serta uang pembinaan. Untuk juara I mendapatkan piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan Rp 5 juta. Sedangkan juara 2 mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan Rp 4 juta, juara III mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan Rp 3 juta, dan juara IV mendapat piala tetap dan uang pembinaan Rp 2 juta.( */ wib )

Tim Putra kab Mojokerto






SPORT VIDEOS
SEPAK BOLA
SUPERBIGMATCH
ATLETIK
Superbigmatch
FUTSAL
Superbigmatch